Arsip untuk Kategori 'Uncategorized'

02
Jul
08

Islam, Kemajuan, dan Indonesia

By Sulthon Fatoni

A. Pendahuluan

Indonesia dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia memiliki potensi besar untuk dapat memunculkan sebuah peradaban besar dunia. Bahkan sangat dimungkinankan memang kejayaan peradaban Islam zaman pertengahan akan terwariskan dan dibangun di bumi nusantara ini. Dengan kuantitas yang sedemikian besar dan kecenderungan umat Islam di Indonesia yang sadar perbedaan dan memahami keragaman yang ada, seperti halnya di masyarakat Islam di Andalusia yang hidup dengan semangat pluralitasnya, Indonesia seperti yang dikatakan oleh Mulyadi Kertanegara sebagai the Giant Sleeping[1] yang bila dibangunkan tentu akan menghasilkan satu peradaban dan sebuah tradisi ilmiah yang luar biasa hebatnya. Dan tentu ini tidak gampang semudah mengatakannya, butuh usaha dan semangat yang sangat untuk dapat memunculkan satu peradaban dan tradisi layaknya yang ada pada masa-masa keemasan Islam tempo dulu, baik di Bagdad pada masa khalifah Abasiyah maupun di tempat lain di mana Islam mengepakkan sayapnya lebar-lebar.

Dengan penekanan penduduk muslim dan kenapa bukan yang lain, bukanlah tulisan ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya sektarianisasi atas nama Islam atau juga bukannya tanpa alasan yang jelas kenapa hal itu diangkat. Ada kaitan antara Islam di Indonesia, yang berjumlah 80-an persen dari total 200-an juta penduduk Indonesia, dengan kemajuan dan munculnya sebuah peradaban dan satu tradisi yang mumpuni. Lanjutkan membaca ‘Islam, Kemajuan, dan Indonesia’

19
Jun
08

Manusia Otentik

By Muhammad Fathi, dkk

Latar Belakang

Terjadinya konsep manusia otentik adalah lahir dari rahim modernisme yang telah gagal memahami manusia secara utuh. Filsafat ‘pencerahan’, karena ketakjubannya dengan fisika memahami manusia seperti mereka memahami alam. Alam dianggap sebagai sebuah mesin raksasa, dan manusia dianggap sebagai mesin kecil. Penyamaan manusia dengan alam sebagai mesin menyebabkan ‘kemesinan’ manusia (i’ home machine).

Pemesinan manusia yang diperparah oleh penggunaan teknologi industrial setelah terjadinya ‘Revolusi Industri’ di Eropa, dimana peradaban ‘mesin’ sungguh-sungguh melingkari manusia. Manusia yang dulunya bekerja di pabrik-pabrik secara manual, sejak itu tergantikan oleh robot-robot. Manusia telah direndahkan derajatnya oleh industrialis-industrialis teknokrat yang lebih rendah dari robot-robot. Lanjutkan membaca ‘Manusia Otentik’

04
Mar
08

Superioritas Wakil Rakyat Hak dan Kewajiban Wakil Rakyat menurut Thomas Hobbes

By Ali Muhayyar

Mahasiswa SI STF Diyarkara, Jakarta

A. Biografi singkat

Lahir pada tahun 1588 di Malmesbury, Inggris. Hidup pada masa yang kejam dan berdarah dalam sejarah Inggris. Waktu Hobbes lahir, Ratu Elizabeth I menundukkan golongan Katolik di Irlandia dan Skotlandia dengan kejam. Setelah inggris dikuasai oleh Stuart, Inggris terpecah antara gereja Anglikan resmi, kaum puritan, dan Katolik; serta pertikaian antara raja dan parlemen. Hobbes sendiri sedikit banyak ikut terlibat dalam konflik politik ini. Tahun 1651 terbit Leviathan yang membuat nyawanya terancam karena memuat kritik atas Gereja Anglikan. Tahun 1679 Hobbes meninggal dengan relatif tenang, karena telah berdamai dengan penguasa waktu itu. Lanjutkan membaca ‘Superioritas Wakil Rakyat Hak dan Kewajiban Wakil Rakyat menurut Thomas Hobbes’

03
Mar
08

Manifestasi Cinta Maulana Jalaluddin Rumi

By: Djauharul Bar

Mahasiswa SI ICAS-Paramadina, Jakarta

Muqadimmah

Sebagai seorang pujangga cinta Maulana Jalaluddin Rumi adalah salah satu tokoh yang sangat populer di dunia Islam, melalui puisi dan syair dia mengungkapkan dengan segala kekaguman diri akan hakikat cinta. Dengan semangat baru melalui kekuatan perasaan dapat mengendalikan akal dan nafsu dan mampu meletakkan asas bagi pembicaraan baru tanpa benturan akal.

Sungguh suatu magnet yang sangat luar biasa. Maulana Jalaluddin Rumi mengibaratkan cinta seperti yang dia ungkapkan ”Cinta dapat menghancurkan segala keraguan, dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih menjadi emas, kering menjadi bening, sakit menjadi sembuh, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakan besi, meghancurleburkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya, seta membuat budak menjadi pemimpin”.

Lebih dahsyat lagi dia menambahkan bahwa cinta adalah “sayap yang dapat menerbangkan manusia yang membawa beban yang sangat berat ke angkas raya, dan dari kedalaman mengangkatnya ke tinggian, dari bumi ke bintang Tsurayya”.

Syair dan puisinya dapat menghangatkan hati yang terluka, menghembusakan perasaan yang rindu kepada sang yang dicintai. Cinta adalah obat yang paling mujarab bagi segala penyakit jiwa. Walaupun kini ia sudah tidak ada tetapi syair dan puisi cintanya sangat melekat di hati dan sanubari sang pencari cinta. Lanjutkan membaca ‘Manifestasi Cinta Maulana Jalaluddin Rumi’