By Sulthon Fatoni
A. Pendahuluan
Indonesia dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia memiliki potensi besar untuk dapat memunculkan sebuah peradaban besar dunia. Bahkan sangat dimungkinankan memang kejayaan peradaban Islam zaman pertengahan akan terwariskan dan dibangun di bumi nusantara ini. Dengan kuantitas yang sedemikian besar dan kecenderungan umat Islam di Indonesia yang sadar perbedaan dan memahami keragaman yang ada, seperti halnya di masyarakat Islam di Andalusia yang hidup dengan semangat pluralitasnya, Indonesia seperti yang dikatakan oleh Mulyadi Kertanegara sebagai the Giant Sleeping[1] yang bila dibangunkan tentu akan menghasilkan satu peradaban dan sebuah tradisi ilmiah yang luar biasa hebatnya. Dan tentu ini tidak gampang semudah mengatakannya, butuh usaha dan semangat yang sangat untuk dapat memunculkan satu peradaban dan tradisi layaknya yang ada pada masa-masa keemasan Islam tempo dulu, baik di Bagdad pada masa khalifah Abasiyah maupun di tempat lain di mana Islam mengepakkan sayapnya lebar-lebar.
Dengan penekanan penduduk muslim dan kenapa bukan yang lain, bukanlah tulisan ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya sektarianisasi atas nama Islam atau juga bukannya tanpa alasan yang jelas kenapa hal itu diangkat. Ada kaitan antara Islam di Indonesia, yang berjumlah 80-an persen dari total 200-an juta penduduk Indonesia, dengan kemajuan dan munculnya sebuah peradaban dan satu tradisi yang mumpuni. Lanjutkan membaca ‘Islam, Kemajuan, dan Indonesia’