Arsip untuk Februari 5th, 2008

05
Feb
08

Reaktualisasi Budaya Kritik

Baik pemikiran al-Ghazali (1058-1111M) ataupun Ibnu Rusyd (1126-1198M) pada dasarnya memiliki satu garis hubung yang sama di mata umat Islam. Yaitu sebuah garis yang berangkat dari titik pemikiran Ibnu Sina dengan aliran filsafat yang memiliki bangunan dasar wahdat al-wujud. Dari sinilah al-Ghazali mulai mengeluarkan komentar-komentar yang mungkin lebih tepat disebut sebagai kritikannya terhadap filsafat.[1] Al-Ghazali begitu gigih membantah lontaran-lontaran argumen dari para filosof dengan titik fokus pada filsafat metafisik mereka.[2] Dan kemudian mengumandangkan bahwa para filsuf yang dengan tiga hal (keabadian alam, pengetahuan Tuhan yang universal, menolak bangkitnya jasad setelah mati) yang diajarkannya adalah kafir, termasuk bagi mereka yang mengikutinya. Lanjutkan membaca ‘Reaktualisasi Budaya Kritik’